• Instagram
  • Youtube

Selamat Datang di

MOTORUN INDONESIA


Tentang Kami

MOTORUN adalah channel youtube dari Indonesia khusus untuk berbagi modifikasi, tuneup, review dan tips-trik di dunia otomotif. MOTORUN adalah channel youtube otomotif indpendent yang diciptakan oleh beberapa orang diantaranya Wibowo dan Hakim serta orang orang didalamnya [dimulai pada tahun 2017].

Profile

Deepak Bhagya

Informasi Kontak

Jepara - Jawa Tengah - 59462

Web : www.motorun.id
Facebook : motorun.id
Instagram : motorun_id
WhatsApp Cust.Service 1 : +62-85-726-779-715

PROJECT TERAHIR KAMI

Kenali project-project kami yang telah kami publikasikan


Project

  • 2017-2018

    Yamaha Jupiter MX ROAD RACE MP5 Regulasi 2016

    Deepak Bhagya

    Build UP Yamaha Jupiter MX Road Race MP5 Part 1 Membangun Motor Jupiter MX 135cc menjadi motor kompetisi, namun dapat digunakan untuk harian dengan Spesifikasi 150cc Regulasi MP5 2016

Produk & Merchandise

  • Merchandise

    MOTORUN ORIGINAL MERCHANDISE T-SHIRT

    Deepak Bhagya

    Combed 30s, Motorun Original Merchandise, Available Size : Size : M, L, XL

    Beli Sekarang atau WA 085 726 779 715
  • Part

    REAMER KARBURATOR JUPITER MX OLD 26mm

    Deepak Bhagya

    Reamer Karburator MX OLD dari ukuran 22mm menjadi 26mm

    Beli Sekarang atau WA 085 726 779 715

Publikasi Video Terahir Kami

Deepak Bhagya
Deepak Bhagya
Deepak Bhagya
Deepak Bhagya
Deepak Bhagya
Deepak Bhagya



DOKUMENTASI PROJECT


July 06, 2018

Ukuran Ban yang Pas untuk Cornering / Road Race dan Fenomena Ban Cacing

Ternyata banyak dari kawan kawan diluar saja tidak tau ukuran pastinya agar sebuah ban enak jika digunakan cornering ataupun roadrace,

Perlu di ketahui bahwa untuk mendapatkan wujud yang ideal dari ban , ukuran ban harusnya diseuaikan dengan ukuran velg yang digunakan.

Hal ini sangat berbanding terbalik dari apa yang tim MOTORUN pantau selama ini tentang penggunaan ban yang tidak sesuai ukurannya atau banyak disebut ban cacing  . 

Salah satu fenomena yang masih banyak dijumpai di jalan raya, Entah apa alasan pemilik motor mengganti ban berukuran standar dengan ban cacing. Padahal, ini sangat tidak direkomendasikan jika untuk pemakaian harian.

Badan Kehormatan Road Safety Association (RSA) menjelaskan, penggunaan ban cacing untuk kegiatan sehari-hari adalah salah satu contoh kesalahaan pemilik kedaraan dalam memilih dan menggunakan ban. Sebab, tapak ban yang mencengkram aspal sangat sedikit.

Jadi jangan berharap dengan menggunakan ban cacing anda dapat melakukan tindakan cornering dengan baik. salah salah bisa kecelakaan.




Menurut tim MOTORUN Ban ukuran kecil ini sebenarnya hanya cocok jika digunakan dalam balapan jenis dragrace, dan akan sangat berbahaya jika digunakan di jalan raya.

Wah malah bahas ban cacing nih....

Balik ke pembahasan ban yang cocok digunakan untuk kegiatan cornering adalag sebagai berikut :


Dari tabel tersebut dapat dilihat ternyata ban yang digunakan gak asal gede saja. tapi disesuaikan ukuran velg  agar bentuk dari ban bisa maksimal, terlebih dalam menapak dengan aspal.

Sekian dulu sampai jumpa lagi

Salam MOTORUN,

July 05, 2018

Bore Up + Reamer Karburator , Solusi murah mengoptimalkan fungsi karburator

Untuk memaksimalkan fungsi karburator, mekanik biasanya melakukan seting ulang jarum skep, sekrup udara, jarum pelampung dan ganti spuyer.

Bahkan trik paling berat yaitu mereamer karbu alias membesarkan diameter lubang venturi dari ukuran standar.

hanya saja reamer karbu masih memiliki kelemahan, dalam kasus MOTORUN kita ambil contoh karbu old jupiter MX, karbu jenis ini memiliki diameter skep 22mm, kalo dilakukan reamer maka hanya bisa dibesarkan ke atas dan kebawah saja , karena kalo ke kanan dan kiri terbatas dengan lebar skep 22mm, dan jika dipaksakan maka akan terjadi kebocoran dan karbu menjadi tidak bisa di setel.
jadi jika lebar skep 22mm maka ke kanan dan kekirinya cuman bisa maksimal 22mm. karena g mungkin lebar venturi lebih lebar dari skep. kalo terjadi akan ada kebocoran.

Ada satu langkah lagi yang bisa dilakukan agar karburator bisa lebih maksimal lagi kerjanya yaitu ddengan melakukan Boreup skep. pada contoh diatas maka karbu jupiter mx bisa lebih bebas reamernya karela diameter skepnya bisa sampai 26mm , wow... gambot naik dari 22mm.


Dari pengalaman tim MOTORUN ID, kinerja karbu dengan boreup dan reamer bahkan dibuktikan jauh lebih optimal daripada menggunakan karbu PE KW dengan ukuran sama, karna karbu KW seperti ini biasanya untung untungan banyak yang g bisa distel, banyak skep yang mudah baret, skep yang susah turun dan sebagainya  padahal untuk memboyong sebuah karbu KW seperti ini membutuhkan biaya yang setara dengan boreup dan reamer, karna hanya berkisar 200rb an.

Untuk mengakali skep old Jupiter MX, tim MOTORUN punya resep sendiri yaitu menggunakan skep custom chrome anti baret, yang kemudian juga memiliki bobot yang cukup gambot sehingga cukup dari gejala skep ogah turun.

Tim MOTORUN yang dapat di kontak di Whatsapp 085726779715 ini juga menerima jasa boreup dan reamer karbu Old Jupiter MX, agar kawan kawan rider Old Jupiter MX bisa merasakan kemampuan maksimal dari karbu bawaan pabrik yang mereka miliki.

June 25, 2018

Boreup Skep Karburator Jupiter MX Old dari 22mm ke 26mm

Untuk memaksimalkan fungsi karburator, mekanik biasanya mengakali dengan cara seting ulang jarum skep, sekrup udara, jarum pelampung dan ganti spuyer.

Trik  yang sekarang marak digunakan yaitu dengan melakukan reamer karburator. namun cara ini ternyata belum cukup .

Muncul pertanyaan :

Kenapa harus Boreup Karbu ??
Reamer karbu saja gak cukup ???
Kok bisa????
“Lewat bore up karbu, analisis Merit gas bakar yang dipasok bisa lebih banyak dan tetap imbang antara bensin dan udaranya. Sebab bentuk venturi nggak cuma lonjong kalau direamer, tapi lebih bulat karena diameter piston skep juga ikutan gede. Sangat cocok buat motor korek harian,”

MOTORUN melalui project Jupiter MX MP5 nya, berhasil melakukan boreup karbu hingga ukuran 26mm, dari yang awalnya 22mm.

Boreup karbu dengan ukuran ini "TANPA TAMBALAN" , WOW!!!

MOTORUN pun tak segan melayani bagi kawan kawan yang igin melakukan modifikasi serupa. bisa mengghubungi MOTORUN di kontak dibawah ini :


WA : 085726779715
Instagram : MOTORUN_ID
Facebook : MOTORUN

Salam MOTORUN,

May 17, 2018

TIPS !!! Perawatan Mesin Setelah Bongkar Total

Alih alih ingen buru-buru mencapai puncak performa mesin yang baru dibongkar, perlakuan seorang rider terhadap motornya sangat berpengaruh pada kondisi mesin kelak. 

Menurut MOTORUN, setelah tahap bongkar total sebuah mesin, ada hal hal yang perlu di lakukan selain melewati masa inreyen. dan ini akan sangat berpengaruh dengan mesin yang dihasilkan nanti. 


1. Lakukan Penggantian Oli Sebelum Waktunya.
2. Cek Kondisi Air Radiator
3. Stel Ulang Kerengganan Klep
4. Lakukan Penggantian Busi
5. Stel Ulang Karburator.

Ada pertanyaan, alasannya apa kok harus kayak gini  ?
Temukan jawabannya di youtube kami ...






-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 27, 2018

Ini dia Regulasi dan Ketentuan Resmi kelas Pocket Bike dari IMI 2018



Maraknya dan semaki polulernya Pocket Bika atau biasa juga di sebut MINI GP menjadikannya menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan bibit muda pembalap pembalap berbakat di Indonesia. 

Semakin berkembang dan membersar komunitasnya hingga mulai di kenalkan di beberapa event roadrace tanah air. dengan semakin ramainya event yang mengangkat tema miniGP ini, IMI selaku asosiasi otomotif nomor satu di tanah air mulai membuat regulasi pasti dalam mengatur jalannya perlombaan balap motor berukuran kecil tersebut.

MOTORUN telah mendapatkan data, tentang regulasi dan ketentuan yang mengatur kelas Mini GP/ Pocket mini.. aturan tersebut bisa di lihat dibawah ini, atau di download di halaman utama website MOTORUN.



-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 23, 2018

Alasan Kenapa Kami Membangun MX MP5 dengan Regulasi 2016, bukan yang terbaru ?

Banyak sekali pertanyaan di channel kami tentang penggunaan part, tentang alasan-alasan mengapa kami tidak menggunkaan part yang lebih garang misalnya

Pertanyaan biasanya berkutat di :
- Kenapa Klep nya gak di gedein ?
- Kenapa Boreupnya gak lebih gede ?
- Kenapa Karburatornya gak pakai type lain ?
dan seterusnya ...

Sebelumnya kita akan coba jelaskan dulu apa itu MP5
kita lagi ngomongin Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor untuk aturan yang mengatur spesifikasi mesin balap yang digunakan  dalam kejuaraan road race MOTOPRIX maupun kejuaraan skala nasional lainnya

dalam aturan tersebut ada klasifikasi mesin dari kelas MP1, MP2, MP3, MP4, MP5, dan MP6 (aturan ini tiap tahun bisa berubah)

nah dalam project kali ini kita bermain di regulasi atau aturan balap MP5 , contoh sederhana yang harus dipatuhi pada MP5 misalnya "Karburator standart, boleh di reamer" makanya kita g bisa pake karbu type PE, apalagi PWK atau TM , ... serta aturan aturan lain yang mengikat

Silahkan Download regulasi balap di halaman utama MOTORUN.

Nah sesekali ada lagi pertanyaan
- Kenapa pakai regulasi yang 2016 ? bukan yang 2017/2018 ? secara sekarang udah tahun 2018

Wah lah pertanyaan ini nih.... alasannya adalah kita sedang mengerjakan Jupiter MX OLD versi pertama, bukan Jupiter MX King.

Nah loh... apa hubungannya ?

Jadi.. singkat cerita...pada regulasi MP5 2016 kita masih di perbolehkan menggunkaan Karburator. sedangkan pada regulasi MP5 2017 keatas, kita sudah diharamkan menggunakan karburator dan harus migrasi ke sistem injeksi .

Ya begitulah kira kira... karena motor yang kita kerjakan masih menggunakan sistem karburator, maka kita mengacu pada aturan regulasi MP5 2016.




-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 20, 2018

GIVE AWAY 1000 SUBSCRIBER !!! [ MOTORUN ]



Giveaway 1k Subscriber, cek Instagram @motorun_id untuk cara ikutannya.. Jangan Sampai Ketinggalan !!!



-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 16, 2018

TIPS ! Cara Menyetel Ulang Klep Motor Balap dan Standart

Kali ini MOTORUN akan berbagi tips tentang cara menyetel klep untuk motor balap dan standart,



Pada dasarnya setelan klep pada motor standart dan balap adalah berbeda, motor balap biasanya memiliki settingan dengan tingkat kerengganan lebih lebar. ?

Kenapa ini bisa terjadi ?

Pada dasarnya motor balap memiliki tingkat  panas yang lebih dibandingkan motor standart, karena sifat logam yang memuai, maka motor balap yang memiliki suhu lebih tinggi memiliki celah klep yang lebih longgar dibandingkan motor standart.
Semakin renggang celah klep durasi makin kecil overlap juga makin turun. Berlaku sebaliknya, Ingat sifat besi kalo kena panas tinggi memuai, kalo stel klep terlalu rapat kemungkinan akan terjadi kebocoran klep. Jadi jika noken as masih standart stel klep dengan celah standart saja..

untuk stelan klep motor motor lainnya silahkan kunjungi website resmi MOTORUN Indonesia di :
Daftar Celah Klep Semua Motor 


-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

Daftar Celah Klep Standar Semua Motor (Yamaha, Honda, Suzuki, Kawasaki)

Celah Klep Standar Yamaha 

Mio = 0.08/0.10 mm
Nouvo = 0.08/0.10 mm
Fino = 0.08/0.10 mm
Xeon = 0.10/0.18 mm
Mio J = 0.10/0.10 mm
Mio M3 = 0.10/0.10 mm

Crypton = 0.08/0.10 mm
Vega = 0.08/0.10 mm
Vega ZR = 0.08/0.10 mm
Force 115 = 0.10/0.10 mm
Jupiter Z = 0.08/0.10 mm
New Jupiter Z = 0.08/0.10 mm
Jupiter Z1 = 0.10/0.10 mm
Jupiter MX 135 = 0.15/0.15 mm
Jupiter MX 150

Byson = 0.10/0.12 mm
Vixion = 0.15/0.18 mm
Xabre = 0.15/0.18 mm
Scorpio = 0.10/0.10 mm
R15 = 0.15/0.18 mm






Celah Klep Standar Honda 

Beat, Spacy = 0.15/0.15 mm
Scoopy = 0.16/0.16 mm
Scoopy eSP = 0.12/0.18 mm
PCX 125&150 = 0.10/0.24 mm
Vario 110 = 0.15/0.25 mm
Vario 110 FI = 0.16/0.16 mm
Vario 110 eSP = 0.12/0.18 mm
Vario 125 FI = 0.10/0.24 mm
Vario 150 = 0.10/0.24 mm

C100 = 0.05/0.06 mm
Win 100 = 0.05/0.06 mm
Revo/Blade = 0.10/0.10 mm
Blade FI = 0.10/0.17 mm
Kirana = 0.05/0.05 mm
SX 125 = 0.05/0.05 mm
SX 125 FI = 0.10/0.17 mm

CB&GL = 0.10/0.10 mm
CB 150R = 0.16/0.25 mm
MegaPro FI = 0.10/0.14 mm
Verza = 0.10/0.14 mm
Sonic 150 = 0.16/0.24 mm
CS1 = 0.06/0.28 mm
CBR 150 = 0.16/0.25 mm
CBR 250 = 0.16/0.27 mm



Celah Klep Standar Suzuki
Spin = 0.06/0.12 mm
Nex = 0.06/0.12 mm
Hayate = 0.06/0.12 mm
Skywave = 0.06/0.12 mm
Skydrive = 0.06/0.12 mm

Smash 110 = 0.07/0.07 mm
Shogun 110&1251 = 0.07/0.07 mm
Thunder 125 = 0.10/0.15 mm

Satria 150F = 0.15/0.30 mm
Inazuma 250 = 0.15/0.30 mm



Celah Klep Standar Kawasaki
Kaze R = 0.07/0.07 ±0.02 mm
KLX 150 = 0.06/0.10 mm
KLX 250 = 0.15/0.20 mm
Ninja 250 = 0.20/0.25 mm


-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 15, 2018

Jupiter MX Bore Up 151 cc Menggunakan Piston Honda Verza

Cerita Build UP Yamaha Jupiter MX Road Race MP5 oleh MOTORUN pun berlanjut dengan pemilihan Piston Verza sebagai pendongkrak kapasitas mesin.

Pada dasarnya piston jupiter MX 135 Memiliki Piston dengan diameter 54mm, Stroke 58.7mm dan Single Silinder

Dengan Formula
Kapasitas Mesin = 0.785 x (Bore x Bore) x Stroke x Jumlah  Silinder  

Maka didapat Hasil  
Kapasitas Mesin Piston MX0.785 x (54x54) x 58.7 x 1 = 134.368cc

Nah dengan Piston Verza berapa cc yang dapat dihasilkan ?
Piston Verza memiliki diameter 57.3mm

Kapasitas Mesin Piston Verza = 0.785 x (57,3 x 57,3) x 58.7 x 1 
Kapasitas Mesin Piston Verza = 151.292cc 

Jadi ini merupakan Alternatif solusi bagi yang ingin melakukan bore-up Jupiter MX Selain menggunakan piston milik Yamaha Vixion.



Silahkan Tonton Videonya dibawah ini :D





-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

April 13, 2018

Daftar Kode Bearing Jupiter MX / T135 / Exiter 135/ Spark 135

Dalam mengejar performa suatu motor korek harian maupun balap, ada baiknya kita memperhatikan hal yang satu ini, sebuah bearing..
Ya! Sebuah bearing adalah hal yang cukup krusial untuk di ganti pada motor balap. dengan mengganti bearing dengan type type highspeed yang pada umumnya dijual dipasaran. dapat meringankan kinerja mesin. Pada umumny part yang dijual memiliki kode bearing C1,C3, C4, C5 Yang membedakan adalah clearence yang dimiliki bearing tersebut.

Dalam project Build UP Yamaha Jupiter MX Road Race MP5 dari MOTORUN INDONESIA, kami mengganti beberapa bearing terutama pada kruk-as dan rasio. yang ada didalam mesin.

Nah ! Berikut ini adalah kode bearing yang ada pada Jupiter MX / T135 / Exiter 135/ Spark 135

Kruk As                      : 6305 (2 pcs)
Noken As                   : 6001-Z
Noken As                   : 6906
Rasio                          : 6002
Rasio                          : 6202
Rasio                          : 6004
Rasio                          : 6204
Roda Depan.             : 6300-Z/MT (2 pcs)
Roda Belakang          : 6301-RS1/MT
Roda Belakang          : 6301-Z/MT
Gear                           : 6004-Z
Pompa Air Radiator   : 6000

-------------------------------------------------------------------------------------------------
MOTORUN INDONESIA
Jepara - Jawa Tengah

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

Jepara - Jawa Tengah - Indonesia 59462

Phone number

+(62) 85 726 779 715

Website

www.motorun.id